Monday, May 13, 2013

Pil Penunda Haid

Mau naik haji tapi takut haid mengganggu? Ternyata tidak banyak literatur tentang hal ini karena mungkin karena cuma orang Islam yang banyak menggunakan cara ini. Tapi banyak pengalaman dari dokter Indonesia, berikut cuplikan obrolan mereka.

Dokter Dini
Yang ada di literatur sih Primolut N atau norethisteron 3 x sehari untuk yang tidak lebih dari  10-14 days, dimulai 3 hari sebelum mens berikutnya.
Nah, menurut farmasinya, kalau mau lebih aman, minumnya 7 hari sebelumnya 2 x 5 mg. Provera atau progestogen lain juga bisa sih, dosis sama. 100 % menjamin sih nggak ya. ada juga yang bleeding.
Ada penelitian yang menyebutkan kontrasepsi oral lebih berhasil tapi mesti diminum dari pertama mens, dan jangan diminum tablet putihnya, langsung lanjutkan pil berikut.


Dokter Marisa Anggaraini:
 Ikut nyumbang saran...  kebetulan aku ikut tim pemeriksa calon jemaah haji.  Dari pengalamanku, lebih enak pake lutenil, karena kalo primolut resiko lupanya gede, karena harus diminum 2x/hari.  Jadi banyak yang flek. 
1.  Lutenil diminum pada jam yang sama tiap hari, paling bagus antara jam 7-8 malem.
2.  Minum dimulai 1 minggu setelah haid bersih (bila haid tidak teratur) atau 2 minggu sebelum haid berikutnya (bila haid teratur)
3. Minum jangan dibarengi obat diare seperti atapulgit karena mengurangi absorpsi
4.  Jangan lupa ada perbedaan waktu 4 jam antara Indonesia dengan arab.  Solusinya minum 1 tablet jam 7 malem WIB, di pesawat minum 1 tablet ekstra, dan di arab minum 1 tablet setiap jam 7 malem WAKTU ARAB
5.  Bila flek (jarang) segera minum 1 tablet ekstra, walaupun sebelumnya sudah minum.  Keesokan harinya minum 2 tablet sekaligus pada jam 7 malam sampai flek hilang.  Kalau flek sudah hilang lanjutkan kembali dosis 1 tablet sehari
6.  Menstruasi akan datang sesudah 3-7 hari sesudah lutenil dihentikan (jadi biasanya kita resepkan sebanyak 50 tablet karena perjalanan haji antara 40-43 hari, sisanya cadangan bila flek)

Kita juga bisa pake suntik kb (yg 3 bulan) atau pil KB, tapi dengan catatan si jemaah sebaiknya pernah mencoba memakai metoda KB tersebut dan selama memakai kontrasepsi tersebut tidak ada keluhan spotting/flek. Untuk pil jangan lupa bagian putihnya langsung dilewat.Untuk informasi, lutenil memang harganya lebih mahal dari primolut, tapi karena minumnya 1x1 ya jadinya sami mawon...

dr Imelda
Menurut saya gak semua wanita usia subur dianjurkan pake obat untuk menunda haid, yang setengah wajib untuk pake obat penunda haid adalah wanita yang diperkirakan akan haid saat melakukan tawaf ifadah, karena tawaf ini termasuk rukun haji dan tidak sah haji tanpa tawaf ifadah.

Tawaf ini dilakukan setelah melempar jumrah hari pertama, atau setelah pulang dari Mina. Karena untuk melakukan tawaf ini waktunya relatif sempit, apalagi bagi jamaah gelombang 2 yang akan segera pindah ke Madinah.

Semua calon haji pasti berkeinginan untuk beribadah sebanyak2nya disana, sehingga terganggu dengan datangnya haid. tapi kalo pas lagi haji, minum teratur bukan urusan gampang., walaupun sang calhaj berniat sungguh2 untuk minum teratur, karena kondisinya lain dengan saat hidup normal di Indonesia.

Misalnya nih :
1. Calhaj yang tinggal di sekitar Aziziyah, biasanya mereka pergi ke Mina untuk lempar jumrah hari pertama jalan kaki abis Magrib, tidur sampai ganti hari di Mina untuk lempar jumroh hari berikutnya. Mereka bawa obat ?

2. Niat hati pengen doa di Hijr Ismail, apa daya penuh melulu. jadi setelah shalat maghrib, shalat isya, nunggu Masjidil haram sampai tengah malem supaya hijr ismail kosong. He he... lupa minum obat.

3. Ketika akan pergi ke Arafah, kan sekitar maghrib naik bis tuh, sampai di Muzdalifah, sambil nyari kerikil, sambil ngurusin suami yang kedinginan pake ihram (kalo wanita boleh pake jaket), sambil antri teh manis hangat supaya gak terlalu dingin, nunggu sampai tengah malem di Muzdalifah ke Arafah. Dari Magrib sampai tengah malem , kira2 inget obat gak ya ?

4. KBIH ngasih fasilitas jalan2 ke Jeddah, itu pergi dari pagi sampai malem, karena shopping dulu di pasar internasional. kalo ibu2 shopping kan lupa segalanya, termasuk lupa obat.

Ketidak teraturan minum obat akan menimbulkan flek, yang bila berlangsung lama akan meresahkan. Jadi konsultasikan pada dr apakah anda ingin menunda haid hanya pada tanggal tertentu saja.


dr Anita R, SpOG :
bila flek tetap ada setelah pemakaian obat, jangan panik, karena itu bukanlah haid (siklus haid sudah digeser), tetapi darah istihadah (dianggap penyakit) Jadi lanjutkan ibadah anda.
Wallahu'alam bi shawab
 

No comments:

Post a Comment